Pengertian Google Weblight Lengkap Beserta Fungsinya

Pengertian Google Weblight Lengkap Beserta Fungsinya
Daftar Isi Artikel
Renovasi Otak: Pengertian Google Weblight Lengkap Beserta Fungsinya.
pengertian google weblight
Apa Anda pernah ketika berselancar di Internet, dan membuka salah satu website tapi tampilannya sedikit aneh, polos, dan sangat simpel? Mungkin Anda saat itu sedang menggunakan Google Weblight.

Lantas Apasih google weblight itu?

Pengertian Google Weblight

Google WebLight adalah layanan yang disediakan google untuk memudahkan pengguna dalam mengakses sebuah situs ketika koneksi melambat. Dengan menggunakan Google WebLight, pengguna yang memiliki koneksi internet lambat akan sangat cepat dalam mengakses sebuah halaman pada situs yang dituju. Namun, situs yang diakses dengan Google WebLight akan terlihat polos dan tidak menarik.

Jadi, jangan heran jika Anda mungkin pernah mengakses situs yang tampilannya sangat polos. Berarti pada posisi itu Anda sedang menggunakan Google WebLight. Google WebLight akan aktif secara otomatis ketika koneksi pengguna melambat.

Setelah mengetahui pengertian Google WebLight, sekarang kita akan bahas sekalian fungsi dari Google WebLight.

Fungsi Google WebLight

Seperti yang sudah saya singgung pada pengertian google weblight diatas, Google WebLight memiliki fungsi berikut ini:
  • Mengakses website dengan sangat cepat ketika koneksi lambat.
  • Menghemat kuota data.
Lalu, mengapa tampilan website yang diakses menjadi polos?

Google WebLight akan menonaktifkan script yang membuat halaman tersebut menjadi berat (loading lama saat diakses). Setelah itu, terciptalah website yang sangat polos dan ringan.

Itulah sedikit pengetahuan tentang pengertian dan fungsi dari Google WebLight. Semoga dengan ini wawasan Anda dapat bertambah.
Terimakasih.

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>

Konten Unggulan