Pengertian Phising, Jenis, dan Cara Kerjanya

Pengertian Phising, Jenis, dan Cara Kerjanya
Daftar Isi Artikel
Pengertian Phising, Jenis, dan Cara Kerjanya. Ketika berselancar di Internet, alangkah baiknya Anda lebih waspada terhadap kejahatan cyber yang mengincar Anda. Selain malware, ancaman lain yang perlu diwaspdai adalah Phising.
Pengertian Phising
Pada kesempatan kali ini Renovasi Otak akan membagikan penjelasan lengkap tentang Phising yang meliputi pengertian, jenis, ciri-ciri, cara kerja, cara mengatasi, dan cara mengihindari phising.

Pastikan Anda memiliki waktu luang untuk membaca artikel yang satu ini. Langsung saja, silahkan membaca.

Pengertian Phising

Phising adalah salah satu teknik yang dilakukan peretas untuk mendapatkan data seseorang. Pada teknik ini, peretas bisa dengan bebas untuk meminta informasi tanpa disadari korban.
Istilah phising berasal dari fishing yang berarti 'memancing'. Dengan teknik inilah seorang hacker mengelabui korban menggunakan form login palsu pada situs yang menyerupai aslinya. Atau, singkatnya memancing korban untuk mengisikan informasi yang mereka inginkan.

Salah satu sumber mengatakan bahwa ancaman terbesar di Internet dan dunia maya adalah phising yang mana tindakan ini dapat menyebabkan peretasan dan merugikan satu pihak. Oleh karena itu sangatlah penting bagi Anda untuk mengetahui dan memahami cara mengantisipasi teknik ini sehingga dapat meminimalisir ancaman yang tersebar di dunia maya.

Jenis-Jenis Phising

Terdapat beberapa jenis phishing yang perlu diketahui, yaitu sebagai berikut.

1. SMiShing

SMiShing (SMS Phishing) adalah jenis serangan phising yang dilakukan melalui media SMS. Pesan SMiShing mencakup godaan atau ancaman untuk mengklik link. Biasanya mereka juga menyarankan Anda untuk menginstall beberapa perangkat lunak yang berisi malware.

2. Spear Phishing

Spear phishing (Phishing Tombak) merupakan metode yang sama seperti di atas, namun teknik ini menyasar orang-orang tertentu melalui email. Mungkin Anda pernah menerima email yang dirancang untuk memikat agar mengambil tindakan, parlu hati-hati karna bisa jadi itu merupakan ancaman kejahatan.

3. Deceptive Phising

Pelaku Deceptive Phishing biasanya menyamar sebagai orang lain atau perusahaan yang korban kenal untuk memperoleh informasi ataupun data penting dan rahasia korbannya.

Sebenarnya terdapat banyak jenis phishing, namun intinya adalah sama yaitu untuk mendapatkan informasi atau data penting dari target.

Cara Kerja Phising

Cara Kerja Phishing sebenarnya cukup simpel. Yaitu, seorang peretas berusaha bagaimana cara menyebarkan situs phising yang dimiliki dengan 3 cara diatas dengan menambahkan embel-embel yang menarik untuk memikat target.

Setelah target lengah dan menekan link yang disebar, Si target akan memasukkan data-data yang benar. Disaat itulah peretas mendapatkan notifikasi data yang masuk dan sesegera mungkin untuk mengubah semua informasi milik target.

Tindakan ini banyak digunakan dengan tawaran yang menarik seperti diamond free fire gratis, diamond mobile legend gratis, situs auto like facebook.

BACA: Pengertian Jingling, Dampak, dan Cara Mengatasi Jingling

Ciri-Ciri Phising

Hal ini juga perlu Anda perhatikan, ada beberapa ciri-ciri situs website phishing milik peretas.

1. Situs Phising Tidak Menggunakan HTTPS

Website yang dibuat secara profesional pasti menggunakan layanan SSL Protokol HTTPS agar situs lebih aman dengan hak kepemilikan sertifikat. Tetapi tidak dengan website phising, mereka tidak memperhatikan hal itu, karena mereka beranggapan tampilan adalah nomor satu.

2. Tempilan Dibuat Mirip Dengan Situs Asli

Situs phising dibuat semirip mungkin dengan situs yang ditiru dengan tujuan mengecoh korban agar percaya. Tingkat kemiripan dengan yang asli bisa saja mencapai 90%. Namun, tetap ada perbedaannya, semisal font yang digunakan berbeda dengan yang asli.

3. URL Mirip tapi Tak Sama

Ini adalah poin penting yang perlu diperhatikan. Setiap alamat website hanya memiliki 1 situs, tidak bisa 2 situs yang berbeda namun memiliki URL yang sama. Dari sinilah Anda bisa membedakan mana situs asli dan yang palsu.

Disini biasanya peretas membuat alamat situs sedikit typo agar mudah mengelabuhi target. Seperti situs facebook yang harusnya https://facebook.com menjadi http://f4cebook.com. Maka dari itu, Anda perlu memperhatikan alamat web sebelum memasukkan data-data.

4. Terdapat Banyak Link Mati

Anda bisa memastikan situs tersebut dengan cara mengecek link-link yang tampil, terutama pada link dengan teks kecil. Jika link tersebut tidak mengarah ke halaman baru atau mengarah ke halaman yang tidak jelas, maka bisa jadi itu adalah situs phishing.

5. Ciri-Ciri Situs Phising: Tidak Bisa Login

Yang terakhir adalah tidak bisa login meskipun sudah memasukkan data dengan benar. Jika Anda sedang login dan gagal, padahal username dan password yang dimasukkan sudah benar, maka hati-hati bisa jadi Anda sedang login di situs phising.

Terdapat begitu banyak kasus kejahatan phising yang sering dilakukan peretas. Tindakan ini biasanya mengincar informasi akses akun Anda, ntah itu sosial media, alamat email, bahkan akun Bank. sebebanrnya untuk menghindari phishing ini sangat tergantung pada kewaspadaan dan kehati-hatian Anda. Salah satu kunci untuk menghindari terjadi phishing yaitu perhatikan dan pastikan alamat situs tersebut benar dan resmi.

Itulah sedikit pengertian phising, jenis dan cara kerja web phisisng, artikel diatas saya sajikan selengkap mungkin, jika masih ada yang ditanyakan silahkan berkomentar ya. Semoga bermanfaat, terimakasih.

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>

Konten Unggulan