Pengertian Flowchart Program

Pengertian Flowchart Program
Daftar Isi Artikel
Pengertian Flowchart Program

Apa itu Flowchart Program

Program adalah kumpulan instruksi yang telah ditata agar dapat dilaksanakan sesuai dengan urutan dan ketentuan yang telah direncanakan.

Aktivitas membuat program sering disebut dengan pemrograman. Tujuan dari pemrograman yang dimaksud adalah untuk membuat sebuah kegiatan yang sifatnya rutin atau sering dilakukan menjadi mudah dilakukan dan teratur.

Sebuah program terdiri dari input, process, dan output. Komponen-komponen tersebut dapat terdiri dari satu atau lebih data dan instruksi.

Sebuah program bisa saja dalam bentuk kalimat yang menjelaskan aturan dan urutan instruksi yang harus dilakukan dari awal hingga akhir program tersebut selesai.

Tetapi penggunaan kata-kata atau kalimat untuk membentuk sebuah program dapat membuat kesulitan bagi si pembuat program maupun pengguna program.

Maka dari itu, sebuah program dapat menggunakan simbol-simbol atau gambar yang telah disepakati bersama sehingga dapat dibaca dan dipahami oleh semua orang. Adapun penjelasan program dengan menggunakan simbol-simbol tersebut dapat kita sebut dengan istilah flowchart.

Flowchart (diagram alir) adalah penggambaran proses dan konsep pemikiran dari sebuah program yang dibuat secara terstruktur dan saling terhubung.

Penggunaan flowchart sebagai penjelasan dan arahan untuk membuat sebuah program akan sangat membantu si pembuat program dalam menyusun program dan menyelesaikan masalah yang terjadi apabila ada kekeliruan pada program yang dibuat.

Flowchart juga dapat dijadikan sebagai bentuk interpretasi sebuah program bagi penggunanya.
Dengan adanya flowchart maka pengguna program dapat mengetahui komponen apa saja yang ada di dalam program tersebut.

Pengguna program dapat dengan mudah mengubah variable-variabel yang diinginkan untuk menyesuaikan dengan kondisi si pengguna program.

Terdapat beberapa aspek penting yang didapatkan dalam sebuah flowchart/diagram alir, sebagai berikut.

1. Logika

Logika yang dimaksud adalah pola pikir yang teratur. Dalam sebuah program harus terdapat logika yang sederhana sehingga program dapat dijalankan dengan mudah dan efektif. Ketepatan logika juga akan mempengaruhi hasil dari program.

Penggunaan flowchart dapat membantu menganalisis logika dalam sebuah program, bilamana ada bagian yang kurang tepat dalam program maka ada logika yang harus dibuat ulang.

Flowchart membantu pembuat program dapat fokus pada suatu bagian dalam program yang dibuatnya.

2. Hubungan antar proses

Dalam menjalankan sebuah program, pengguna harus mengerti bagaimana program tersebut dapat berjalan. Setiap program memiliki logikanya masing-masing.

Pengguna program setidaknya harus mengetahui instruksi/langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan output yang diinginkan.

Pengertian tiap komponen pada flowchart juga harus diketahui oleh pengguna program agar dapat menggunakan program tersebut dengan maksimal.

3. Simbol

Simbol memiliki peran penting dalam pembuatan flowchart sebuah program. Pemahaman antara pembuat dan pengguna program akan mempengaruhi ketepatan penggunaan program.

Untuk membuat perspektif yang sama maka telah disepakati simbol-simbol yang umum digunakan dalam flowchart agar mempermudah membedakan jenis komponen yang ada di dalamnya.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai flowchart program, lihat satu contoh flowchart di bawah ini.
Contoh Flowchart Program
Dari contoh tersebut dapat dijelaskan seperti berikut.

  • Program dimulai dengan memasukkan jumlah soal yang benar.
  • Setelah itu, dilakukan perhitungan nilai dari jumlah soal yang benar.
  • Kemudian akan dicek apakah nilai telah melampaui 80 atau tidak.
  • Jika tidak maka akan diadakan ujian remedial dan kembali mendapat jumalh soal yang benar.
  • Jika nilai melampaui 80 maka nilai akan ditampilkan.
  • Program selesai jika nilai sudah ditampilkan.

Itulah pengertian Flowchart Program secara keseluruhan. Semoga bermanfaat, terimakasih.

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>

Konten Unggulan