Cara Menghilangkan Animasi di Xiaomi dengan Mudah

Cara Menghilangkan Animasi di Xiaomi dengan Mudah
Daftar Isi Artikel
Cara Mematikan Animasi di Xiaomi

Setiap ponsel Android khususnya Xiaomi mempunyai pengaturan skala animasi yang berfungsi untuk membuat tampilan sistem operasi menjadi lebih menarik.

Secara default, fitur animasi sudah aktif ketika Anda membeli HP Android. Fitur ini akan membuat smartphone yang kita gunakan memiliki efek gerakan yang keluar ketika membuka dan menutup menu ataupun aplikasi.

Sebagian besar pengguna Xiaomi nyaman dengan efek animasi ini karena ponsel kita menjadi lebih asik dan memanjakan mata.

Namun, beberapa pengguna juga ada yang merasa risih karena mereka merasa membuat smartphone menjadi lelet. Oleh karena itu, salah satu cara mengatasi HP Xiaomi lemot adalah dengan mengurangi atau mematikan efek animasi yang aktif.

Pertanyaannya adalah, 

Bagaimana cara menghilangkan atau mengurangi animasi di Xiaomi?

Sebenarnya caranya cukup mudah. Namun, dikarenakan pengaturan animasi ini sulit ditemukan, masih banyak pengguna Xiaomi yang belum bisa menghilangkan atau mengurangi animasi di smartphone Androidnya.

Tapi tenang saja, setiap masalah pasti ada solusinya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mematikan animasi android.

Baca Juga: Cara Menghapus Akun Google pada HP Xiaomi dengan Cepat dan Mudah.

Cara Menonaktifkan Animasi Sistem di HP Xiaomi

  1. Pergi ke Pengaturan.
  2. Masuk ke Tentang telepon.
  3. Tap versi MIUI sebanyak 5x untuk mengaktifkan opsi pengembang.
  4. Kembali ke halaman pengaturan.
  5. Masuk ke Setelan tambahan.
  6. Pilih Opsi pengembang.
  7. Scrol ke bawah sampai menemukan tiga opsi yang berurutan (Skala animasi jendela, Skala animasi transisi, dan Skala durasi animator).
  8. Silahkan anda pilih "Animasi mati" untuk ketiga opsi tersebut. Atau, Anda juga bisa menguranginya menjadi skala animasi 0,5x.
    Cara Mematikan Animasi Xiaomi
  9. Selesai.

Ketiga opsi diatas mempunyai pengertian fungsi yang berbeda beda, yaitu:

  • Skala animasi jendela, fungsi pengaturan ini adalah untuk mengatur seberapa lama waktu yang diperlukan ketika kita membuka sebuah jendela (pop up) pada HP Android yang kita gunakan. Jika Anda memilih angka yang tinggi pada pengaturan ini, maka ponsel Anda membutuhkan waktu yang lama untuk membuka pop up.
  • Skala animasi transisi, fungsi pengaturan ini adalah untuk mengatur seberapa lama efek transisi yang tampil ketika kita membuka dan menutup menu ataupun aplikasi. Anda bisa mematikan pengaturan ini untuk mempercepat HP android Anda.
  • Skala durasi animator berfungsi untuk mengatur kecepatan loading ketika kita membuka sebuah aplikasi. Jadi, ketika Anda mengubah ke angka yang kecil, aplikasi yang ingin Anda gunakan akan cepat terbuka, dan sebaliknya. Lebih baik opsi ini kita atur ke 0,5 atau bisa juga Anda matikan animasi ini agar HP kita tidak lemot saat buka aplikasi.

Nah, beberapa cara diatas bisa kalian gunakan untuk menghilangkan atau menonaktifkan efek animasi pada HP Xiaomi kita.

Menghilangkan Efek Animasi untuk Mengatasi HP Xiaomi Lemot

Seperti yang saya katakan diatas, menghilangkan animasi xiaomi merupakan salah satu cara mengatasi HP Xiaomi lemot. Secara tidak langsung efek animasi yang ada pada smartphone android kita akan memperlambat kinerja karena menambahkan sebuah efek transisi ataupun yang lainnya sebelum kita membuka suatu menu.

Oleh karena itu, saya menambahkan metode ini sebagai cara mengatasi HP Xiaomi lemot yang sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya.

Gimana, setelah melakukan tutorial tersebut, apa yang Anda rasakan?

Jika merasakan perbedaan yang signifikan pada HP Anda, silahkan berkomentar dibawah ya...

Itulah cara mematikan animasi di HP Xiaomi dengan mudah, semoga tutorial ini bisa mengatasi masalah Anda.

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:


Konten Unggulan