Tips Sukses Kerja Online di Situs Freelance

Tips Sukses Kerja Online di Situs Freelance
Daftar Isi Artikel
Tips Sukses Freelancer

Renovasi Otak - Sudah banyak yang mendengar tentang kerja online atau freelance, tetapi tidak tahu cara memulainya. Atau bila sudah pernah mendengar, tetapi merasa kemungkinan untuk sukses dari kerja online tidak ada.

Paling mudah untuk memulai kerja online adalah melalui platform freelance. Dengan platform freelance, ada pihak ketiga sebagai penjamin dari klien maupun freelance bila terjadi dispute. Selain itu juga ada jaminan dari situsnya, freelance yang sudah menyelesaikan project yang dikerjakan akan mendapat pembayaran sesuai kesepakatan di awal.

Bagaimana bila ingin mencari dan mengerjakan project di luar platform ?

Mengerjakan project di luar platform memiliki resiko tidak ada pihak ketiga sebagai penjamin bila ada dispute dan pembayaran dari klien ke freelancer.

Karena menggunakan platform situs online, harus dipastikan memenuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh situsnya. Pelanggaran dari ketentuan situs akan berakibat kepada freelancer, dari yang ringan hingga yang terberat adalah akun terkena banned. Bila akun terkena banned, maka harus membuat akun baru lagi dan pengalaman maupun reputasi sebelumnya akan hilang.

Persiapan Kerja Online Sebagai Freelancer

Tips Sukses Jadi Freelancer

Seperti halnya bekerja di perusahaan, untuk bisa bekerja online juga harus menyiapkan diri. Persiapan dilakukan agar bisa diterima di platform kerja online dan kemudian mendapatkan klien dengan cepat.

Beberapa persiapan yang seharusnya dilakukan :

1. Asah Kemampuan Bahasa Inggris

Meskipun bekerja online tidak harus selalu dengan klien dari luar negeri, tetapi pada kenyataannya project freelance lebih banyak dari luar negeri daripada dari Indonesia. Agar mendapatkan project, komunikasi dalam bahasa Inggris harus lancar.

2. Persiapkan Portofolio dan Profil Linkedin

Untuk pekerjaan desain, programmer, penulis dan digital marketing sebaiknya menyiapkan portofolio sebagai bukti keahlian yang dikuasai. Dengan adanya portofolio, klien akan lebih yakin untuk memberikan project-nya kepada freelancer.

Profil Linkedin dipastikan selalu update. Baik profesi yang membutuhkan portofolio atau tidak, dapat memberikan profil LinkedIn kepada calon klien untuk dilihat keahlian dan pengalamannya.

3. Persiapkan Curriculum Vitae

Curriculum vitae tidak selalu dibutuhkan oleh pekerja online. Tetapi selalu siap sebelum diminta atau ada pekerjaan yang mensyaratkan curriculum vitae selalu lebih baik. Curriculum vitae cukup diisi keahlian dan pengalaman kerja secara singkat. Buat curriculum yang menarik. Bisa dengan template curriculum vitae gratis yang ada di internet, seperti Canva.

4. Daftar di Platform Freelance Online

Mendaftar di platform freelance untuk mencari project atau pekerjaan online. Klien di platform freelance bukan hanya perseorangan, banyak pula perusahaan yang meng-outsource pekerjaannya ke freelance karena beberapa pertimbangan.

Upwork

Upwork menjadi salah satu situs incaran para freelance karena cukup banyak project atau pekerjaan yang bisa dicari. Selain itu, pekerjaan di Upwork sebagian memiliki model pekerjaan jangka panjang seperti halnya bekerja di perusahaan, hanya saja secara remote.

Tidak setiap freelance yang mendaftar di Upwork diterima. Untuk profesi freelance yang menurut Upwork sudah terlalu banyak, Upwork akan menolak pendaftarannya.

Tips Agar Pendaftaran Diterima di Upwork

1. Hindari Bidang Kerja yang Sudah Banyak Freelance

Karena Upwork akan menolak pendaftaran freelance yg profesinya sudah banyak di situsnya, maka freelance bisa mendaftar dengan profesinya yang lebih detail. Misalnya desain grafis, bisa mengganti profesinya sebagai pembuat animasi intro untuk video youtube.

2. Isi Profil Upwork Secara Lengkap

Salah satu syarat untuk diterima adalah kelengkapan pendaftaran. Upwork memberi indikator persentase kelengkapan. Pastikan profil di Upwork sudah 100%, yang artinya sudah mengisi lengkap pengalaman kerja, jenis profesi, dll.

Setelah diterima Upwork, mulai mencari klien. Tetapi mencari klien pertama juga tidak mudah, sedangkan untuk melamar project di Upwork harus membayar dengan token khusus Upwork yang dinamakan “connect”, yang bila habis harus membeli di Upwork.

Jadi tidak bisa asal mengajukan proposal lamaran, agar connect tidak sia-sia. Tips untuk melamar project di Upwork :

3. Lihat Rekam Jejak Klien

Upwork menampilkan history dari klien, misalnya persentase jumlah pekerjaan yang diposting dibandingkan jumlah pekerjaan yang diberikan ke freelance yang disebut hire rate. Pastikan hire rate lebih dari 50%, agar connect tidak sia-sia. Selain itu cek reputasi dari klien yang diperoleh dari freelance lain.

4. Buat Proposal yang Meyakinkan Klien

Menulis proposal ke klien tidak perlu panjang menjelaskan detail diri freelancer, seperti pengalaman kerjanya. Tetapi lebih mengajukan rencana kerja yang akan dilakukan bila freelancer mendapatkan project-nya.

Fiverr

Situs freelance lain yang banyak dikenal pekerja online adalah Fiverr. Berbeda dengan Upwork dimana klien yang memposting project, di Fiverr, freelancer yang menawarkan jasanya berupa paket yang disebut gig. 

Setiap freelancer yang mendaftar di Fiverr, akan diterima. Tidak ada seleksi awal seperti di Upwork apabila ada profesi yang sangat banyak di Upwork. Karena tanpa seleksi saat pendaftaran, mendapat klien di Fiverr akhirnya juga tidak mudah.

Tips Agar Mendapatkan Klien dari Fiverr

1. Riset Keyword

Melakukan riset keyword sebelum membuat gig harus dilakukan. Karena bila tidak dilakukan, ternyata gig mempunyai persaingan sangat besar dan menjadi sangat sulit mendapat order. Meskipun profesi sama, keyword gig bisa berbeda-beda.

2. Cek Gig Freelance Lain

Pelajari profil dan gig yang laku banyak di Fiverr dan gunakan ATM, amati tiru dan modifikasi. Gig  yang laku banyak berarti terbukti banyak dibutuhkan klien.

3. Saling Tukar Like dan View

Bila sebuah gig mempunyai like dan view yang banyak, kemungkinan besar posisi gig di halaman pertama Fiverr semakin besar. Untuk bisa saling bertukar like dan view, bisa dilakukan dengan cara bergabung komunitas-komunitas kerja online

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:


Konten Unggulan