6 Ciri Aplikasi Penilaian Kinerja Karyawan Terbaik

6 Ciri Aplikasi Penilaian Kinerja Karyawan Terbaik
Daftar Isi Artikel
Aplikasi Penilaian Kinerja Karyawan

Aplikasi penilaian kinerja karyawan menjadi salah satu teknologi yang paling banyak digunakan perusahaan di era modern. Bagaimana tidak? Penilaian kinerja yang awalnya manual bisa dilakukan menggunakan aplikasi yang jauh lebih sistematis dan praktis. Perusahaan pun bisa memaksimalkan pengelolaan sumber daya manusia tanpa perlu direpotkan dengan urusan administrasi yang terkenal memakan waktu lama. 

Untuk memilih aplikasi penilaian kinerja karyawan terbaik tidak bisa sembarangan. Ada beberapa ciri khusus yang menandakan bahwa aplikasi tersebut merupakan aplikasi terbaik yang cocok dengan perusahan Anda. 

Menjaga Keamanan dan Kerahasiaan Data

Hal yang paling penting dalam pengelolaan karyawan adalah kerahasiaan dan keamanan data karyawan itu sendiri. Sebab, bukan hal yang tidak mungkin jika data karyawan yang jatuh ke tangan orang yang salah akan dimanipulasi atau dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab. Maka dari itu, carilah aplikasi yang menjamin kerahasiaan dan keamanan data karyawan. 

Mudah Digunakan

Tujuan utama implementasi aplikasi dalam pengelolaan sumber daya manusia adalah mempermudah kinerja HRD, bukan justru mempersulitnya. Adalah hal penting bagi perusahaan Anda untuk memilih aplikasi dengan fitur yang mudah digunakan. Sehingga staf HRD tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi dengan penggunaan aplikasi.

Baca Juga: Cara Mencari Rekan Bisnis yang Tepat. 

Fitur Lengkap

Selanjutnya adalah memeriksa kelengkapan fitur dalam aplikasi. Apakah fitur yang tersedia sudah cukup lengkap?

Dalam aplikasi penilaian kinerja karyawan, fitur yang dibutuhkan antara lain adalah performance review, goals and KPIs, feedback, result, dan engagement. Dengan fitur-fitur basic tersebut, Anda bisa melakukan penilaian kinerja dengan lancar. 

Pilih Vendor Berpengalaman

Tidak semua perusahaan mampu membangun aplikasi sendiri. Umumnya hal itu disebabkan karena terbatasnya sumber daya internal perusahaan. Namun, perusahaan dapat memilih untuk menggunakan aplikasi penilaian kinerja dari vendor luar yang berpengalaman.

Memilih vendor yang berpengalaman membuat perusahaan Anda lebih tenang untuk mempercayakan pengelolaan sumber daya manusia kepada aplikasi. 

Baca Juga: 7 Software Untuk Menunjang Work From Home.

Tampilan User Friendly

Tidak hanya soal kelengkapan fitur, tampilan pun juga akan mempengaruhi kualitas aplikasi yang baik. Sebab, percuma saja jika fiturnya lengkap tetapi tampilannya sulit dipahami. Untuk memastikan bahwa tampilan aplikasi cukup mudah digunakan atau user friendly, Anda bisa mengajukan demo gratis kepada vendor yang bersangkutan. 

Mampu Memproses Laporan Otomatis

Laporan kinerja adalah hal penting dalam pengelolaan SDM. dengan adanya laporan kinerja, HRD dapat melakukan evaluasi kinerja dan perencanaan jauh lebih detail. Aplikasi sudah seharusnya dapat memproses dan mengolah data penilaian kinerja menjadi sebuah laporan otomatis. Tidak hanya itu, aplikasi penilaian kinerja yang baik juga dapat mengatur tampilan laporan sesuai kebutuhan perusahaan. 

Dapat Diakses Online 

Kemudahan akses adalah hal mutlak di era modern. Umumnya HRD sering merasa kelelahan ketika melakukan penilaian kinerja karena harus berada di kantor saat itu juga. Kini, tidak lagi. HRD dapat mengakses dan melakukan penilaian kinerja secara online di mana saja dan kapan saja menggunakan aplikasi. Sebab, aplikasi dapat diakses secara online. 

Itulah tadi beberapa ciri dari aplikasi penilaian kinerja karyawan terbaik. Salah satu aplikasi penilaian kinerja karyawan terbaik adalah dari LinovHR. Aplikasi dari LinovHR tersebut sudah banyak digunakan perusahaan dari berbagai macam industri. Dengan implementasi aplikasi, diharapkan penilaian kinerja karyawan dalam perusahaan Anda jauh lebih mudah dan akurat. 

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:


Konten Unggulan