5 Strategi Meningkatkan Penjualan UKM

5 Strategi Meningkatkan Penjualan UKM
Daftar Isi Artikel
Strategi Meningkatkan Penjualan UKM

Renovasi Otak - Belakangan ini, banyak orang ramai mencari pendapatan baru dengan membuka bisnis UKM. Namun tidak sedikit yang masih bingung untuk mengembangkan bisnis mereka. Mereka menganggap bahwa bisnis mikro yang mereka jalankan akan kalah bersaing dengan mereka yang memiliki bisnis lebih besar. Padahal banyak sekali strategi yang bisa diterapkan untuk mengembangkan dan meningkatkan penjualan meskipun level bisnis kita adalah usaha kecil dan menengah. 

Berikut ini adalah 5 strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan bisnis UKM.

1. Memiliki Rancangan Bisnis yang Tepat

Dalam menjalankan bisnis, kita tentu tidak bisa asal saja. Agar bisa berkembang dan mendapatkan hasil penjualan yang banyak, kita perlu memiliki rancangan bisnis yang baik. Dengan memiliki rancangan tersebut, kita akan selalu tahu langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk membuat usaha yang semula kecil menjadi lebih berkembang. Kita akan selalu mengingat apa tujuan bisnis kita dibuat, produk seperti apa yang harus kita hasilkan, juga biaya yang harus kita keluarkan. Semua akan lebih jelas dan terarah dengan adanya rancangan bisnis tersebut.

2. Mengenali Kompetitor

Bisnis UKM menurut Keppres. No 99 tahun 1998 adalah usaha kecil yang perlu dilindungi untuk mencegah persaingan tidak sehat. Dari pengertian tersebut, perlu bagi kita sebagai pelaku bisnis UKM untuk mengenali siapa saja kompetitor kita. Melakukan riset terhadap kompetitor bukan berarti kita mencontek apa yang kompetitor lain miliki. Tapi dari riset tersebut kita bisa memperkuat ciri khas yang ada pada bisnis kita. Ciri khas tersebut yang nantinya akan kita promosikan untuk menarik perhatian para calon pelanggan.

3. Menciptakan Standard Operating Procedure

Meskipun memiliki bisnis dengan skala kecil, tapi menerapkan standard operating procedure tetaplah merupakan hal yang penting. Kita selaku pemilik usaha harus mampu menciptakan standar kerja. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas produk tetap baik. Sebenarnya semakin kecil sebuah usaha, SOP menjadi lebih mudah diaplikasikan. Karena semakin mudah juga dalam mengontrolnya. Jika kita bekerja sesuai standar kerja yang diterapkan, kegiatan penjualan akan semakin mudah dikontrol. Akibatnya kita akan dengan cepat mengetahui bagian mana yang perlu dibenahi maupun ditingkatkan.

4. Meningkatkan Sumber Daya

Untuk mengembangkan bisnis UKM dan meningkatkan penjualan bisnis yang kita jalankan, diperlukan sumber daya yang juga memadai. Salah satu sumber daya yang penting adalah sumber daya manusia. Dengan memiliki SDM yang mumpuni secara keterampilan juga pengetahuan, bisnis kita akan lebih berkembang. Hari ini, bukan hanya tingkat pendidikan formal saja yang diperlukan di lapangan, namun bagaimana SDM tersebut mampu membuat inovasi yang belum banyak dilakukan oleh pasar-pasar yang lain. Dengan inovasi dan wawasan luas, kita bisa mengembangkan bisnis kita dan memperoleh hasil penjualan maksimal seperti yang kita targetkan.

5. Meningkatkan Kapasitas Penggunakan Teknologi Informasi

Di era modern ini, berjualan bukan lagi hanya bisa dilakukan di toko fisik saja. Internet sudah bisa kita akses di mana-mana. Berjualan pun sudah bisa kita lakukan secara online. Untuk meningkatkan penjualan, kita bisa membuat website toko online untuk bisnis yang sedang kita jalankan. Hal ini tentu untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk kita ke lebih banyak orang. Dengan berjualan secara online, orang-orang yang secara geografis jauh dari toko fisik kita, mampu terjangkau dan melihat produk yang kita tawarkan. Mulai buat toko online dengan hosting murah dan domain.

Itulah tadi 5 strategi yang bisa digunakan untuk meningkatkan penjualan bisnis UKM yang sedang dijalankan. Jika di antara teman-teman masih ada yang belum memiliki website toko online untuk bisnisnya, kami Jetorbit menyediakan pembuatan website toko online. Silakan kunjungi laman kami di www.jetorbit.com untuk informasi yang lebih lengkap.

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:


Konten Unggulan