Cara Memperluas Jangkauan Jaringan WiFi Semua Provider

Cara Memperluas Jangkauan Jaringan WiFi Semua Provider
Daftar Isi Artikel

Renovasi Otak - Hampir setiap orang menggunakan jaringan internet untuk berkomunikasi. Tak heran jika banyak orang lebih memilih memasang jaringan Wifi di rumah ataupun tempat kerja. Namun sayangnya, terkadang ada beberapa spot yang tidak dapat dijangkau. Sehingga menjadi sebab mengapa pengguna harus mengetahui cara memperluas jangkauan Wifi? Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Menempatkan Router di Tempat yang Strategis

Router merupakan sebuah perangkat keras yang sering dipakai untuk menghubungkan beberapa jaringan. Penempatan router ini cukup menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Sebaiknya posisi router di tempatkan di tempat yang strategis.

Seperti meletakkannya di tengah ruangan atau di tempat yang tidak terhalang oleh dinding. Perhatikan juga posisi antena. Antena router harus tegak lurus agar jaringan dapat menyebar secara optimal ke seluruh ruangan baik di rumah maupun tempat kerja. Ada banyak router yang menawarkan kualitas handal dilengkapi dengan antena yang dapat dilepas.

2. Menggunakan Wireless Repeater

Cara memperluas jangkauan Wifi selanjutnya yakni dengan menggunakan Wireless Repeater. Perangkat ini cukup membantu kala beberapa bagian ruangan tidak terjangkau signal Wifi. Umumnya terdapat dua metode yang dapat dilakukan.

Pertama yakni dengan membeli perangkat Wireless Repeater yang banyak dijual dipasaran. Kedua, adalah dengan memanfaatkan router lama menggunakan firmware DD-WRT, namun harus diperhatikan cara ini tidak seefektif dibanding membeli Wireless Repeater sendiri.

3. Menambahkan Amplifier Sinyal

Signal booster yang sering dipakai untuk menguatkan signal Wifi umumnya menempel pada router ataupun access point yang terhubung melalui antena. Penggunaan dari bi-directional amplifier, mampu memperkuat signal nirkabel baik dalam pengiriman data maupun menerima data. Wifi sendiri menggunakan transmisi signal dua arah, sehingga adanya amplifier mampu meningkatkan fungsi jaringan agar lebih kuat.

4. Mengganti Antena Router

Biasanya router telah dilengkapi dengan antena bawaan, namun sayangnya antena tersebut memancarkan jaringan secara omnidirectional. Ini artinya jaringan yang ada dipancarkan ke berbagai arah. Apabila pengguna tidak dapat menempatkan router di tengah ruangan.

Maka tentu ada banyak spot yang tidak dapat dijangkau optimal. Oleh karenanya penting untuk meningkatkan fungsi antena ke mode yang lebih kuat. Ada banyak router modern di mana antena dapat dilepas karena antena bawaan tidak dapat bekerja maksimal.

5. Menyalurkan Signal Lebih Optimal dengan Wifi Extender

Perangkat ini adalah suatu unit yang mampu berdiri sendiri dalam jangkauan router maupun access point. Pengguna bisa memanfaatkan fungsi dari alat ini untuk relay dua arah guna menyalurkan signal. Walaupun posisi client cukup jauh dari router ataupun AP, sobat gadget masih bisa mengakses jaringan nirkabel lokal sama kuat dengan bantuan Wifi Extender ini.

6. Menambah Access Point

AP atau yang sering disebut Access Point merupakan hal lain yang perlu diperhatikan mengenai cara memperluas jangkauan Wifi. Access Point sendiri merupakan sebuah perangkat jaringan wireless yang bekerja sebagai portal bagi perangkat lain agar mampu terhubung ke jaringan.

Apabila rumah maupun kantor memiliki banyak ruangan, sebaiknya pengguna menambahkan beberapa pada sudut ruangan. Hal ini bertujuan agar beberapa tempat yang tersekat dapat dijangkau. Ada banyak router yang menawarkan fitur “Access Point Mode” hal ini tentu mempermudah pengguna.

Itulah beberapa cara memperluas jangkauan Wifi baik di rumah maupun di tempat kerja. Sebenarnya memperluas jaringan Wifi tidaklah sulit. Melalui beberapa metode yang sudah disampaikan di atas, diharapkan akan membantu para pengguna mendapat jaringan yang lebih kuat dan stabil.

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:


Konten Unggulan