Mengapa Remunerasi Dapat Meningkatkan Kinerja Karyawan?

Mengapa Remunerasi Dapat Meningkatkan Kinerja Karyawan?
Daftar Isi Artikel
Remunerasi

Renovasi Otak - Remunerasi adalah segala jenis kompensasi atau pembayaran yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa mereka atau pekerjaan yang mereka lakukan untuk perusahaan. Remunerasi mencakup gaji pokok yang diterima karyawan, bersama dengan bentuk pembayaran lainnya yang diperoleh karyawan selama bekerja. 

Perlu diketahui, kompensasi yang diberikan perusahaan tidak selalu dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk lain seperti tunjangan, perawatan medis, keseimbangan kehidupan kerja, dan sebagainya. 

Mengapa Remunerasi Penting untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan?

Remunerasi memainkan peran penting dalam Manajemen HR karena mempengaruhi banyak aspek seperti hubungan antara karyawan dan perusahaan, daya tarik dan retensi bakat, komitmen, serta hasil yang dicapai.  

Jadi, remunerasi merupakan metode yang digunakan oleh manajemen perusahaan untuk meningkatkan moral, meningkatkan motivasi, dan mendorong kohesi tim. Berikut beberapa elemen dalam lingkungan kerja yang dipengaruhi oleh remunerasi:

1. Retensi 

Rencana kompensasi yang menarik dapat membantu mengurangi tingkat pergantian perusahaan. Karyawan akan lebih terdorong untuk tetap dalam peran mereka sehingga menghemat pengeluaran potensial yang terkait dengan perusahaan

2. Motivasi 

Kompensasi adalah faktor utama motivasi bagi karyawan untuk terus mendorong diri mereka sendiri untuk berusaha mencapai tingkat yang lebih tinggi. Hal tersebut menjadi alasan bagi karyawan untuk terus bekerja keras untuk mencapai target berikutnya.

3. Kepuasan Kerja yang Tinggi

Karyawan merasa dihargai sehingga memperoleh kepuasan yang tinggi dari pekerjaan mereka. Hal tersebut dapat menyebabkan kepuasan di antara rekan kerja dan meningkatkan moral di tempat kerja

4. Produktivitas Tinggi

Kompensasi yang menarik dapat meningkatkan produktivitas karyawan. Motivasi tinggi yang dimiliki karyawan memicu mereka untuk mencapai keunggulan dan tujuan yang telah ditetapkan. 

5. Turnover Rendah

Apabila rasio remunerasi yang diberikan seimbang dengan upaya yang telah diberikan oleh karyawan, maka karyawan dapat lebih fokus terhadap pekerjaan mereka sehingga mengakibatkan turnover karyawan rendah. Jadi, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk pelatihan ulang, relokasi, dan lain sebagainya.

BACA JUGA: Ciri-Ciri Aplikasi Penilaian Kinerja Karyawan Terbaik

Kelola Karyawan Dengan Tepat Bersama Succession Management Software

Remunerasi

Remunerasi yang diberikan perusahaan sebagai imbalan atas kinerja karyawan karyawan tentunya diiringi dengan kenaikan jabatan yang lebih tinggi. Pengelolaan kenaikan jabatan ini dapat dilakukan dengan lebih mudah dengan mengandalkan Succession Management Software dari LinovHR

Succession Management Software dari LinovHR membantu manajemen perusahan tepatnya HRD dalam mengelola segala hal yang berkaitan dengan perencanaan suksesi di sebuah perusahaan. Software ini membantu HRD memastikan bahwa posisi-posisi penting yang akan kosong di perusahaan telah memiliki calon karyawan yang akan menduduki posisi tersebut. 

Selain itu, Succession Management Software dari LinovHR dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung mulai dari fitur feedback, lalu Career Path yang digunakan untuk menentukan potential successor, Talent Pool yang digunakan untuk melakukan pengelompokkan karyawan berdasarkan level readiness, Bench Strength yang  digunakan untuk menunjukkan jumlah posisi key/critical yang successor-nya berstatus Ready Now, Ready In the Future, dan No Successors, dan lain sebagainya. 

Dengan menggunakan succession Management Software dari LinovHR, pengelolaan posisi dan kenaikan jabatan dapat lebih mudah dan efektif, sehingga proses pemberian remunerasi dapat berjalan lebih lancar.


  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:


Konten Unggulan