Rekomendasi Cara Mengunci Aplikasi Samsung Terampuh

Rekomendasi Cara Mengunci Aplikasi Samsung Terampuh
Daftar Isi Artikel


Renovasi Otak -Bagi pengguna smartphone Samsung, keamanan ponsel dan data-data di dalamnya tentu sangatlah penting untuk diperhatikan. Namun, seringkali kata sandi HP yang mudah dibuka bisa membuat aplikasi-aplikasi lain juga terjangkau oleh orang lain, selain pemilik HP.  Sehingga rawan disalahgunakan. Karena itulah, sebaiknya pengguna memahami cara mengunci aplikasi Samsung yang ampuh ini, untuk mengamankan gadgetnya, sebagai berikut:

Mengunci dengan Fitur Bawaan

Cara mengunci aplikasi Samsung yang pertama ini tidak memerlukan aplikasi tambahan. Dan sebenarnya, cara ini tidak secara khusus berfungsi untuk mengunci aplikasi. Karena Safe Mode terdapat pada setiap android, fungsinya untuk melakukan diagnosa aplikasi pihak ketiga yang membuat gangguan. Namun, fitur ini juga bisa membantu anda untuk mengunci aplikasi agar tidak diakses.

Apabila ponsel Samsung anda menggunakan versi android KitKat, Lollipop, dan Marshmallow, maka cara ini bisa anda lakukan. Pertama-tama tutup semua jendela aplikasi terlebih dahulu. Lalu lanjutkan dengan mematikan hp Samsung anda. Pastikan untuk tidak melakukan restart atau hanya mengunci ponsel. Matikan handphone.

Setelah mati, nyalakan hp Samsung kembali dan tunggu hingga logo Samsung tampil di layar. Saat logo Samsung sudah tampil di layar, tekan tombol volume down dan tahan sampai hp Samsung menyala. Jika hp sudah berhasil menyala, maka itu berarti anda sudah masuk ke Safe Mode. Dengan fitur ini aplikasi yang ditampilkan hanyalah aplikasi bawaan saja. Restart hp untuk kembali ke semula.

Penguncian dengan Kode Keamanan Setiap Aplikasi

Jenis cara kedua ini, ditekankan pada pembatasan akses aplikasi yang ada pada perangkat. Dapat dilakukan dengan mengikuti sejumlah cara yang diterangkan berikut:

1. Masuk ke Menu Biometrik dan Keamanan

Sebagai catatan, sebelum mengaktifkan fitur ini anda perlu memastikan bahwa semua data sudah di cadangkan. Ini berguna agar data-data anda tetap aman dan tidak terhapus. Kemudaian buka menu Pengaturan pada hp Samsung anda. Lalu lanjutkan dengan memilih menu Biometrik dan Keamanan. Dari beberapa pilihan yang disajikan, anda bisa memilih Folder Aman atau Secure Folder.

2. Input Akun Samsung

Tampilan layar selanjutnya akan memasuki tampilan hitam dengan sambutan Welcome to Secure Folder. Berikutnya, anda harus memasukkan informasi akun Samsung. Jika berhasil masuk,  anda bisa menentukan jenis kunci yang ingin digunakan. Anda bisa memilih salah satu di antara pola, pin, atau sandi. Lanjutkan dengan membuat kunci dan menambahkan aplikasi apa saja yang akan dikunci.

Memproteksi dengan Aplikasi Tambahan

Cara ketiga ini tidak kalah canggihnya. Yang membuat cara ini berbeda hanyalah dibutuhkannya aplikasi tambahan. Bila ingin mencobanya, maka lakukan hal-hal yang diterangkan berikut:

1. Unduh Aplikasinya Via Play Store

Awalnya buka play store yang ada pada perangkat masing-masing. Kemudian pada kolom pencarian, ketiklah aplikasi S Secure. Bila sudah, maka tekanlah enter. Lalu lakukan pengunduhan pada aplikasi yang terdapat di penyaranan teratas.

2. Nyalakan App Lock & Mask

Setelah aplikasi terpasang, buka aplikasi S Secure pada hp Samsung. Pada tampilan awal aplikasi anda akan langsung diminta untuk menyalakan App Lock & Mask. Fitur inilah yang akan mengunci aplikasi anda dan membuatnya lebih aman. Nyalakan dengan mengetuk tombol abu-abu hingga berubah warna menjadi hijau. Selanjutnya pilih jenis kunci yang akan digunakan beserta aplikasi yang ingin diproteksi. Lalu ketik add, dan pilih done jika sudah selesai.

Nah, itulah cara mengunci aplikasi Samsung yang dijamin ampuh. Dengan mengunci aplikasi pada HP, akan memberikan keamanan yang lebih untuk anda dan data-data di dalamnya. Bagaimana? Sudah siap untuk memproteksi gadget yang anda miliki dengan rekomendasi cara di atas?

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:


Konten Unggulan