Pahami Apa Itu Mbps Pada Wifi, Agar Tidak Bingung Mengartikannya!

Pahami Apa Itu Mbps Pada Wifi, Agar Tidak Bingung Mengartikannya!
Daftar Isi Artikel


Renovasi Otak -Untuk anda pengguna internet pasti sudah akrab dengan mbps. Tulisan ini biasanya sering ditemui saat pengguna melakukan pengunduhan file atau aplikasi. Umumnya pengguna internet mengetahui arti tulisan ini sebagai indikator kecepatan internet. Tapi, apakah anda tahu indikator yang seperti apa? Temukan jawaban tentang apa itu mbps pada wifi dengan menyimak ulasan di bawah ini.

Apa Itu MBps/Mbps?

Para pengguna internet jangan terburu-buru merasa ditipu oleh provider jasa layanan wifi. Mbps ternyata bisa memiliki arti yang berbeda. Jadi, sebaiknya jangan terburu-buru kecewa jika anda hanya mendapatkan kecepatan internet 5 MBps dengan langganan wifi internet 20 Mbps. Besar atau kecilnya huruf b lah yang membuat artinya menjadi berbeda.

Mbps dengan huruf “B” kecil berarti Megabit per second. Sementara MBps dengan “B” besar adalah singkatan dari Megabyte per second. Lalu apa bedanya byte dengan bit di sini? Ternyata, bit adalah satuan yang lebih kecil dari byte. Jadi jika dijabarkan satuannya, 1 byte sama dengan 8 bit.

Itu berarti, jika anda melihat angka kecepatan internet, anda harus lebih cermat lagi dengan mbps yang digunakan. Apakah menggunakan huruf “B” besar atau kecil. Jika menggunakan b besar, berarti anda harus menghitung ulang kecepatan internet untuk mengetahui kecepatan internet dalam Megabit. Contohnya kecepatan internet anda adalah 5.75 MBps. Maka itu sama dengan 46 Mbps.

Memahami Lebih Jauh Mbps Pada Wifi

Lalu apa itu mbps pada wifi? Untuk mendaftar langganan wifi, biasanya anda harus memilih paket internet yang sudah disiapkan oleh pihak provider. Paket internet ini memiliki biaya yang beragam sesuai dengan kecepatan internet yang ditawarkan. Pada kecepatan internet inilah biasanya mbps digunakan sebagai indikator kecepatan internet.

Misalnya kecepatan internet yang anda pilih untuk berlangganan wifi adalah 50 Mbps. Ini berarti setiap anda mengakses internet menggunakan perangkat, kecepatan internet anda mampu memuat data hingga 50 megabit  per detiknya. Kecepatan ini tentunya bisa naik dan turun. Sebab banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi cepat atau lambatnya kecepatan internet.

Faktor Eksternal yang Mempengaruhi Mbps Wifi

Ada beberapa faktor eksternal yang bisa mempengaruhi kecepatan mbps pada wifi. Faktor-faktor ini berada di luar jangkauan provider jaringan wifi. Biasanya, faktor ini berasal dari si pengguna internet. Bisa dari perangkat yang digunakan atau faktor lain seperti lokasi pengguna, yang bisa dijelaskan sebagai berikut:

1. Kemampuan Perangkat

Faktor yang pertama adalah kemampuan perangkat. Beberapa perangkat saat ini sudah mendukung jaringan dengan kecepatan tertinggi. Namun, jika perangkat masih menggunakan jaringan 3G, maka kecepatan internet yang ditangkap juga tidak bisa maksimal.

Oleh karena itu, sebelum pemasangan wifi anda perlu memahami betul pilihan kecepatan dan sesuai dengan perangkat yang digunakan. Jika anda memasang wifi dengan kecepatan internet tinggi tentu akan sia-sia jika perangkat anda tidak bisa memaksimalkan penggunaannya.

2. Pertimbangan Lokasi

Selanjutnya, adalah pertimbangan lokasi anda. Masih ada beberapa tempat atau daerah yang belum mendukung sinyal internet. Sebelum pemasangan wifi, anda perlu melakukan konsultasi dengan pihak provider terlebih dahulu. Karena, jika hanya sembarang melakukan pemasangan wifi tanpa pengecekkan sebelumnya, bukan hanya internetnya yang lambat namun wifi internet mungkin saja tidak dapat dipakai.

Itulah beberapa hal yang perlu diketahui mengenai apa itu mbps pada wifi. Perhatikan untuk selalu melakukan konsultasi dan pengecekkan sebelum melakukan pemasangan wifi. Usahakan untuk menggunakan perangkat yang compatible dengan kecepatan internet wifi, agar pemakaiannya dapat dioptimalkan! 

  1. Untuk membuat judul komentar, gunakan <i rel="h2">Judul Komentar</i>
  2. Untuk membuat kotak catatan, <i rel="quote">catatan</i>
  3. Untuk membuat teks stabilo, <i rel="mark">mark</i>
  4. Untuk membuat teks mono, <i rel="kbd">kbd</i>
  5. Untuk membuat kode singkat, <i rel="code">shorcode</i>
  6. Untuk membuat kode panjang, <i rel="pre"><i rel="code">potongan kode</i></i>
  7. Untuk membuat teks tebal, <strong>tebal</strong> atau <b>tebal</b>
  8. Untuk membuat teks miring, <em>miring</em> atau <i>miring</i>

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:

Baca Juga:


Konten Unggulan